- Untuk memenuhi tugas Sensor
- Untuk membuat rangkaian aplikasi Parkir otomatis
- Untuk menambah wawasan dan kelimuan tentang sensor beserta aplikasinya
- Ground
Grounding berfungsi untuk meniadakan beda potensial dengan mengalirkan arus sisa dari kebocoran tegangan atau arus pada rangkaian.
-Voltmeter

Volt meter DC merupakan alat ukur yang berfungsi untuk mengetahui beda potensial tegangan DC antara 2 titik pada suatu beban listrik atau rangkaian elektronika.


- 5VDC Tegangan operasi
- Pin I / O memenuhi standar 5V dan 3.3V
- Rentang: Hingga 20cm
- Rentang penginderaan yang dapat disesuaikan
- Sensor Cahaya Sekitar bawaan
- Arus suplai 20mA
- Lubang pemasangan
Konfigurasi Sensor Infrared :
- Spesifikasi
(Jenis standar poliester yang didukung)
Rentang suhu -300C hingga + 800C
Panjang alat ukur 8 mm
Lebar alat ukur 2 mm
Faktor pengukur 2.1
Panjang alas (tipe tunggal) 13,0 mm
Lebar alas (tipe tunggal) 4,0 mm
Diameter dasar (mawar) 21,0 mm
Spesifikasi
(Miniatur jenis yang didukung poliimida)
Kisaran suhu -30 ° C hingga + 180 ° C
Panjang pengukur 2mm_______ 5mm
Lebar pengukur 1,6 mm_____ 1,8 mm
Faktor pengukur 2.0 _________ 2.1
Panjang dasar (tipe tunggal) 6,0 mm_____ 9,0 mm
Lebar alas (tipe tunggal) 2,5 mm_____ 3,5 mm
Diameter dasar (mawar) 7,5 x 7,5 mm _12 x 12 mm
- Transistor FET 2N3819
Spesifikasi :
- Package Type: TO-92
- Transistor Type: N Channel
- Max Voltage Applied From Drain to Source: 25V
- Max Drain to Gate Voltage Should Be: 25V
- Max Reverse Gate to Source Voltage is: 25V
- Max Continues Gate Current is: 10mA
- Minimum to Maximum Gate to Source Cuttoff Voltage : 8.0
- Max Power Dissipation is: 360mW
- Max Storage & Operating temperature Should Be: -65 to +150 Centigrade
- Low Noise & High Gain
Spesifikasi dari Sound Sensor:
- Tegangan kerja: DC 3.3-5V
- Sensitivitas yang Dapat Disesuaikan
- Dimensi: 32 x 17 mm
- Indikasi keluaran sinyal
- Output sinyal saluran tunggal
- Dengan lubang baut penahan, pemasangan yang mudah
- Mengeluarkan level rendah dan sinyal menyala ketika ada suara
- Output berupa digital switching output (0 dan 1 high dan low)
Konfigurasi Sound Sensor :
- Konsumsi daya sangat sedikit
- Tegangan: 2-5.5V DC (optimal 3v)
- Dapat menggantikan fungsi tombol saklar
- Dilengkapi 4 buah lubang baut M2
- Ukuran: 24x24x7.2mm
- Output high VOH: 0.8VCC (typical)
- Output low VOL: 0.3VCC (max)
- Arus Output Pin Sink (@ VCC 3V, VOL 0.6V): 8mA
- Arus Output pin pull-up (@ VCC=3V, VOH=2.4V): 4mA
- Waktu respon (low power mode): max 220ms
- Waktu respon (touch mode): max 60ms
Grafik Touch Sensor
- Tegangan Kerja : 9 -15 VDC
- Tegangan Karakteristik : 12 VDC
- Arus maksimal : 40 mA
- Frekuensi : 2.8 Khz
- Kenyaringan Minimal : 85 dBa
- Seri : KIB-18
- Siapkan alat dan bahan ( sensor, resistor, transistor, relay, buzzer, ground, power supply, logicstate, led, baterai, voltmeter)
- letakkan alat dan bahan sesuai keinginan
- Sambung alat dan bahan
- Jalankan rangkaian
- 5VDC Tegangan operasi
- Pin I / O memenuhi standar 5V dan 3.3V
- Rentang: Hingga 20cm
- Rentang penginderaan yang dapat disesuaikan
- Sensor Cahaya Sekitar bawaan
- Arus suplai 20mA
- Lubang pemasangan
Konfigurasi Sensor Infrared :
2. Ground
Ground atau pertanahan adalah bagian dari Peralatan Listrik rumah. Namun kebanyakan dari masyatrakat Indonesia sudah terbiasa menyebut pertanahan atau gruonding ini dengan kata arde.
Ground atau arde pada instalasi listrik berguna sebagai pencegah terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik yang terekspos akibat terjadi kegagalan isolasi. Ground dalam rumah Anda terpasang dengan dua macam, yaitu untuk instalasi listrik rumah dan instalasi penangkal petir.Grounding Memiliki simbol seperti gambar di bawah ini :
Power supply atau pencatu daya adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi memberikan tegangan dan arus listrik pada komponen-komponen lainnya. Pada dasarnya power supply membutuhkan sumber listrik yang kemudian diubah menjadi sumber daya yang dibutuhkan oleh berbagai perangkat elektronik lainnya. Arus listrik yang disalurkan oleh power supply ini adalah jenis arus bolak-balik (AC). Namun karena kelebihan dari power supply ini, maka alat ini juga dapat mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Power supply memiliki simbol sebagai berikut :
Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung arus (switching), stabilisasi tegangan, dan modulasi sinyal. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, di mana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya. Kapasitor NPN memiliki simbol seperti gambar di bawah ini:
Terdapat rumus rumus dalam mencari transistor seperti rumus di bawah ini:V = (Vbat - Vled)Rled = V / IleIB = (VBB - VBE) / RB VCE = VCC - ICRC PD = VCE.IC Karakteristik Input
Transistor adalah komponen aktif yang menggunakan aliran electron sebagai prinsip kerjanya didalam bahan. Sebuah transistor memiliki tiga daerah doped yaitu daerah emitter, daerah basis dan daerah disebut kolektor. Transistor ada dua jenis yaitu NPN dan PNP. Transistor memiliki dua sambungan: satu antara emitter dan basis, dan yang lain antara kolektor dan basis. Karena itu, sebuah transistor seperti dua buah dioda yang saling bertolak belakang yaitu dioda emitter-basis, atau disingkat dengan emitter dioda dan dioda kolektor-basis, atau disingkat dengan dioda kolektor.
Bagian emitter-basis dari transistor merupakan dioda, maka apabila dioda emitter-basis dibias maju maka kita mengharapkan akan melihat grafik arus terhadap tegangan dioda biasa. Saat tegangan dioda emitter-basis lebih kecil dari potensial barriernya, maka arus basis (Ib) akan kecil. Ketika tegangan dioda melebihi potensial barriernya, arus basis (Ib) akan naik secara cepat.
Karakteristik Output
Sebuah transistor memiliki empat daerah operasi yang berbeda yaitu daerah aktif, daerah saturasi, daerah cutoff, dan daerah breakdown. Jika transistor digunakan sebagai penguat, transistor bekerja pada daerah aktif. Jika transistor digunakan pada rangkaian digital, transistor biasanya beroperasi pada daerah saturasi dan cutoff. Daerah breakdown biasanya dihindari karena resiko transistor menjadi hancur terlalu besar.
File Rangkaian klik disiniVideo Rangkaian klik disiniDatasheet Touch Sensor klik disini
Datasheet Sensor Load Cell klik disini
Datasheet Sensor Infrared klik disini
Datasheet Sound Sensor klik disini
Datasheet Relay klik disini
Datasheet Baterai klik disini
Datasheet Motor DC klik disini
Datasheet LED klik disini
Datasheet Resistor klik disini
Datasheet Transistor NPN klik disini
Datasheet Op-Amp klik disiniLibrary Touch Sensor klik disini
Library Sensor Infrared klik disini
Library Sound Sensor klik disiniFile HMTL klik disini

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar